Diskominfo Staper Kutim Perkuat Transformasi Digital di Kecamatan dan Desa
SANGATTA –Bimbingan Teknis (Bimtek) Website Kecamatan dan Desa yang berlangsung selama dua hari, 2–3 September 2026, resmi berakhir. Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Digital: Optimalisasi Website dan Pemanfaatan AI untuk Pelayanan Masyarakat ini ditutup secara resmi oleh Sekretaris Diskominfo Staper Kutim, Rasyid mewakili Kepala Dinas Ronny Bonar H Siburian yang berhalangan hadir.
Sebelum menutup, Rasyid menegaskan bahwa akselerasi transformasi digital di lingkungan birokrasi tidak boleh hanya terpusat di tingkat kabupaten, melainkan harus menyentuh garda terdepan pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa.
“Transformasi digital tidak cukup hanya dilakukan di tingkat kabupaten, tetapi harus dapat dirasakan hingga ke tingkat kecamatan dan desa,” ujar Rasyid.
Dalamn kegiatan yang di rangkai dengan launching apliaksi Terpadu Digital Kutim ini, para peserta tidak hanya dibekali teknis optimalisasi tata kelola situs web, tetapi juga pemahaman implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Teknologi AI diposisikan sebagai alat bantu strategis guna memacu produktivitas aparatur dalam merancang konten, menyajikan informasi akurat, mengelola data, hingga mempercepat respons pelayanan publik.
Rasyid menekankan pentingnya reorientasi fungsi website desa dan kecamatan agar tidak sekadar menjadi etalase dokumentasi kegiatan seremonial.
“Kita ingin website berkembang menjadi kanal informasi dan pelayanan yang aktif, mudah diakses, dan relevan. Masyarakat harus dengan mudah memperoleh informasi publik, baik mengenai pembangunan, hingga informasi terkait potensi desa masing-masing,” tambahnya.
Mengakhiri arahannya, Rasyid mengingatkan bahwa keberhasilan digitalisasi birokrasi tidak dinilai dari kuantitas platform yang dirilis, melainkan nilai manfaat substantif yang diterima oleh warga.
“Keberhasilan transformasi digital bukan diukur dari seberapa banyak aplikasi dan website yang kita miliki, melainkan seberapa besar teknologi tersebut mampu memberikan kemudahan, kecepatan, transparansi, dan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Diketahui, kegiatan tersebut juga turut di hadiri Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Staper Kutim, Reza Tri Akbari, narasumber Surya Fajar Saputra, S.Kom., M.Kom. serta peserta yang merupakan operator dari 14 kecamatan dan 38 desa se-Kabupaten Kutai Timur.