ASN Bangga Melayani Bangsa · #BerAKHLAK

Sekolah Lansia: Belajar Itu Tidak Mengenal Usia


30/06/2026 09:54:21 AM Berita Terkini 4 kali dibaca admin
Bagikan:

Sekolah Lansia: Belajar Itu Tidak Mengenal Usia

Halo Bapak/Ibu semua! Siapa bilang masa lansia itu waktunya cuma duduk diam di rumah, nonton TV seharian, atau menunggu waktu berlalu? Eits, jangan salah dulu ya! Di zaman sekarang, masa emas kita justru waktunya untuk bersenang-senang, belajar hal baru, dan tetap aktif. Nah, biar masa tua kita makin berwarna dan nggak monoton, yuk kenalan sama yang namanya "Sekolah Lansia".

Terus, Sekolah Lansia itu apa sih? Tenang, ini bukan sekolah yang ada ujian, PR menumpuk, atau harus pakai seragam ketat seperti waktu kita muda dulu, lho. Sekolah Lansia itu ibarat komunitas seru buat kita-kita yang usianya sudah kepala lima, enam, bahkan lebih. Di sini, kita ngobrol santai, berbagi cerita, dan belajar         hal-hal yang fun serta bermanfaat buat kehidupan sehari-hari. Suasananya santai banget, kayak arisan atau kumpul keluarga besar, tapi isinya ilmu dan keceriaan.

Biar Bapak/Ibu makin percaya, nih saya punya kabar gembira dan inspirasi nyata! Pemerintah Kabupaten Kutai Timur baru saja meresmikan Sekolah Lansia sebagai wujud kepedulian mereka pada kita. Hebatnya lagi, mereka langsung membuat empat sekolah percontohan di Kecamatan Sangatta Utara dengan nama-nama yang cantik, lho! Ada Sekolah Lansia Sekar Kedaton (Desa Sangatta Utara), Sekolah Lansia Mawar (Teluk Lingga), Sekolah Lansia Sekar Melati (Swargabara), dan Sekolah Lansia Bina Sehat (Singa Gembara). Bayangkan, di hari peluncurannya saja sudah ada 200 siswa lansia (masing-masing sekolah diisi 50 orang) yang siap-siap seru-seruan dan belajar bareng.

"Terus, belajarnya capek nggak sih harus tiap hari?" Wah, sama sekali tidak, Bapak/Ibu! Sekolah ini dirancang khusus sebagai wadah belajar santai sepanjang hayat. Jadwal klasiknya cuma sebulan sekali, dan programnya berjalan selama 1 tahun (total 12 kali pertemuan). Materinya jauh dari pusing-pusingan kayak pelajaran Matematika zaman dulu. Kita malah bakal diajak senam lansia, belajar pola hidup sehat dan gizi seimbang, cek kesehatan rutin, sampai mengasah keterampilan praktis sesuai hobi dan bakat kita.

Nah, apa sih target dan manfaat utamanya ikut sekolah ini? Di sini kita dibimbing untuk menjadi Lansia SMART, singkatan dari Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat. Keren kan? Nggak cuma fisik, tapi kita juga diajak menyeimbangkan 7 sisi kehidupan (7 dimensi lansia tangguh): mulai dari spiritual (ibadah makin khusyuk), emosional (hati selalu tenang), intelektual (pikiran tetap tajam), sosial (punya banyak teman baru), keterampilan, sampai peduli lingkungan. Intinya, kita dibimbing supaya tetap bahagia, nggak gampang kesepian, dan selalu merasa berharga di tengah masyarakat.

Lalu, gimana cara gabungnya? Gampang banget! Bapak/Ibu bisa tanya langsung ke Pak RT/RW, Puskesmas setempat, kader Posyandu Lansia, atau ke Dinas DPPKB di kabupaten kita. Biasanya mereka pasti tahu jadwal dan lokasi kumpulnya. Atau, cara paling gampang: minta tolong anak atau cucu di rumah untuk bantu carikan info komunitas atau Sekolah Lansia terdekat lewat internet atau grup WhatsApp warga.

Jadi, tunggu apa lagi, Bapak/Ibu? Usia tua bukan berarti berhenti berteman dan belajar hal baru. Lihat deh, pemerintah saja sudah sibuk membuat program spesial dan memfasilitasi kita untuk tetap berdaya. Yuk, besok-besok kalau ada acara kumpul tetangga, ajak mereka untuk daftar bareng-bareng! Ingat, masa tua yang bahagia itu dimulai dari langkah kecil kita untuk tetap mau keluar rumah dan bergaul. Sampai jumpa di kelas, ya! Tetap semangat dan sehat selalu.

 


Situs ini dilindungi oleh reCAPTCHA v3. Berlaku Kebijakan Privasi dan Ketentuan Layanan Google.